Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Sudah merasa diri sebagai Buddhis? Ya!I am Buddhist! Saya Buddhist!I am? Saya.Saya itu siapa? Saya itu adalah makhluk hidup yang disebut manusia. Secara Dhamma dikatakan"Kicco Manussapaṭilābho, Kicchaṁ Maccāna Jῑvitaṁ"Sungguh sulit terlahir sebagai manusia,Sungguh sulit kehidupan manusia. Manusia dalam pandangan agama Buddha dapat ... [Selengkapnya]
YM. Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera membuka seminar ini dengan sebuah 'mantra' yaitu : "Menghadapi masalah adalah No Problem." Pertama kita harus tahu rahasia mendapatkan pañña. Lebih lanjut, Bhante memberikan sebuah "mantra kebijaksanaan" yaitu :"Learn for understand; look for remember; doing real thing; everything easy." Dari 4 pasal ini; everything easy adalah yang ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa. (3x) "Khantῑ paramaṁ tapo tῑtikkhāNibbānaṁ paramaṁ vadanti BuddhāNa hi pabbajito parūpaghātῑSamaṇo hoti paraṁ viheṭhayanto Sabbapāpassa akaraṇaṁKusalassūpasampadāSacittapariyodapanaṁEtam Buddhānasāsanaṁ Anūpavādo anūpaghātoPāṭimokkhe ca saṁvaroMattaññutā ca bhattasmiṁPantañca ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Tema kali ini adalah Keindahan Hati yang dalam bahasa Inggris disebut Inner Beauty yang kebetulan bertepatan dengan hari kasih sayang. Sebelum masuk dalam tema keindahan hati, sebagai penyeimbang ada baiknya kita membicarakan sisi keindahan fisik terlebih dahulu. Mulai dengan faktor-faktor eksternal, Bapak-Ibu, Saudara ketika selesai berdana ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Attānañce piyaṁ jaññā, rakkheyya naṁ surakkhitaṁ(Dhammapada, Attavagga 157) Apabila seseorang mencintai dirinya sendiri, maka ia harus menjaga diri dengan sebaik-baiknya. Diawali dengan sebuah rekaman pendek yang mengisahkan seorang anak bernasib malang yang tumbuh dalam penderitaan dan keputus-asaan; yang tidak ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa. (3x) "Khantῑ paramaṁ tapo tῑtikkhā – nibbānaṁ paramaṁ vadanti BuddhāNa hi pabbajito parūpaghātῑ – samaṇo hoti paraṁ viheṭhayanto Sabbapāpassa akaraṇaṁ – kusalassūpasampadāSacittapariyodapanaṁ – etam Buddhānasāsanaṁ Anūpavādo anūpaghāto – pāṭimokkhe ca ... [Selengkapnya]
YM. Bhikkhu Cittanando Mahathera yang saat ini menjabat sebagai Padesanayaka Banten juga sebagai Ketua Vihara Dhammaratana, mengenalkan kepada kita mengenai masyarakat Buddhist di desa Kapul, kecamatan Halong, kabupaten Balangan propinsi Kalimantan Selatan yaitu sekitar 5-6 jam dari kota Banjarmasin. Masyarakat Buddhist Halong sejak lama telah menjaga budaya dan tradisi lokal sebagai umat ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa. (3x) "Sabbapāpassa akaraṇaṁ, kusalassūpasampadā.Sacittapariyodapanaṁ,Etaṁ Buddhāna sāsanaṁ." Sebagai Umat Buddha datang ke Vihara, membaca Paritta-Paritta suci, melakukan Bhavana, mendengarkan Dhamma, berdana dan melakukan berbagai macam kebajikan adalah merupakan perbuatan yang baik. Sesuai dengan Hukum Kamma bahwa dengan ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Menjelang Tahun Baru Imlek tentunya para Ibu-Ibu sudah banyak yang membuat ataupun membeli kue-kue untuk persiapan menyambut sanak keluarga yang akan berkunjung pada perayaan Imlek. Tentu ini adalah hal yang baik untuk menambah kedekatan dengan keluarga. Dekat secara batin. Sekarang ini kedekatan secara batin rasanya sudah berkurang. Yang ada ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Kālena dhammassavanaṁ Etammaṅgalamuttamaṁ.mendengarkan Dhamma pada waktu yang sesuai, itulah Berkah Utama. Gelombang kehidupan datang silih berganti. Ketika dalam keadaan stabil, kita dapat dengan mudah menjalankan kehidupan. Namun ketika 'gelombang tinggi' datang tidak juga ada yang mampu menghadapinya. Ada orang yang mengalami ... [Selengkapnya]









